Meski Menang dan Mendominasi, Allegri Tetap Tidak Puas

Meski Menang dan Mendominasi, Allegri Tetap Tidak Puas

Juventus memang mampu mendominasi pertandingan saat melakoni partai ketiga di Liga Champions melawan Manchester United. Tidak hanya mendominasi pertandingan dengan penguasaan bola mencapai 61%, Juventus juga berhasil memenangkan pertandingan meski dengan skor tipis 1-0. Meski demikian, pelatih Juventus, Massimilliano Allegri mengaku belum cukup puas dan meminta anak asuhnya untuk tidak lengah.

Pasalnya Juventus sebelumnya ditahan imbang oleh Genoa di Serie A karena lengah dan membiarkan pemain Genoa membangun serangan. Hal ini sebenarnya juga terjadi pada laga melawan Manchester United namun Lukaku dkk gagal memanfaatkannya.

“Melawan Genoa kami berhenti terlalu cepat (setelah unggul) dan langsung terhukum. Malam ini kami membuat mereka menciptakan beberapa peluang ketika kehilangan bola dengan mudah. Kami harusnya bisa menggerakkan bola lebih cepat lagi. Tapi, ketika para pemain statis, bola juga akan statis. Terlepas dari itu, performa tim cukup bagus dan kami pantas meraih kemenangan. Kami memenangi banyak duel udara. Alex SAndro bermain simpel dan bekerja bagus di lini belakang. Kami mengontrol tempo di babak pertama dan memiliki peluang mencetak lebih banyak gol lagi, karena hampir selalu mampu mencapai umpan terakhir (walau hanya satu gol yang terjadi). Dalam membangun permainan kami sudah benar,” ujar Allegri.

Juevntus sendiri saat ini memang menargetkan trofi Liga Champions di akhir musim ini untuk di arak di kota Turin. Sudah beberapa tahun belakangan ini Juventus memimpikan trofi tersebut namun selalu saja gagal. Musim ini dengan kehadiran sosok pemain seperti Cristiano Ronaldo yang memiliki segudang pengalaman di Liga Champions membuat anak asuh Allegri semakin percaya diri dan optimis memenangkan Liga Champions musim ini.

Namun jika melihat penampilan musuh musuh Juventus seperti Bayern Munchen, Barcelona, Paris Saint Germain, hingga Manchester City tentu Juventus harus banyak berbenah diri dan terus memperkuat kerjasama tim. Pasalnya dalam perebutan Liga Champions musim ini diprediksi akan berlangsung dengan amat sengit karena sejumlah tim memiliki kans yang sama untuk memenangkan kompetisi paling bergengsi di Eropa ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *