Mohamed Salah Segera Hengkang Jika Liverpool Datangkan Moanes Dabour

Mohamed Salah Segera Hengkang Jika Liverpool Datangkan Moanes Dabour

Isu tak sedap dari skuat utama Liverpool mengenai Mohamed Salah yang segera hengkang dari tim asuhan Jurgen Klopp tersebut andai pihak tim mendatangkan sosok pemain asal Israel melalui bursa transfer pada bulan Januari mendatang.

Selain itu, Liverpool diisukan akan mendatangkan striker baru jelang bursa transfer di musim dingin bulan Januari nanti.

Moanes Dabour adalah sosok striker terbaik milik Red Bull Salzburg yang merupakan tim di Liga Austria.

Moanes Dabour yang kini berusia 26 tahun tersebut diketahui telah bermain dengan bagus sejak tahun lalu.

Bahkan, Moanes Dabour mampu bertanding secara produktif dan mencatatkan 22 gol melalui 32 pertandingan di Liga Austria pada tahun 2017 hingga 2018 lalu.

Kemahirannya menular pada musim selanjutnya dimana Moanes Dabour mampu mengemas 20 gol dari semua kompetisi bersama Red Bull Salzburg.

Liverpool akhirnya berusaha untuk mencuri perhatian sang pemain mengingat Roberto Firmino selaku striker tim tengah kesulitan dalam mencatatkan gol lebih banyak sejak beberapa waktu terakhir.

Dikutip melalui Football Whispers bahwa Liverpool dikabarkan ingin merekrut Moanes Dabour karena berdasarkan sumber terdekat jika mereka telah mengirim Barry Hunter, yaitu kepala pemandu bakat pihak tim ke Austria untuk menyaksikan penampilannya secara langsung.

Isu tentang Moanes Dabour yang segera direkrut Liverpool rupanya menimbulkan rumor negatif bagi semua pendukung tim.

Sebab, jika sang pemain merumput di Stadion Anfield maka Mohamed Salah sebagai salah satu pemain andalan Liverpool akan hijrah karena Moanes Dabour adalah pesepak bola yang berasal dari Israel.

Kabar tersebut dirilis salah satu media asal Israel, yaitu Jerusalem Post yang saat ini diisukan menjadi topik pembicaraan di media Timur Tengah.

Tak hanya itu, Jerusalem Post sepertinya mengetahui jika Mohamed Salah yang berasal dari Mesir tersebut memberi rasa simpati lebih besar kepada Palestina dimana saat ini berada di bawah tekanan Israel sehingga membuat gosip panas tersebut.

Mohamed Salah sebelumnya sempat menjadi topik pembicaraan yang ramai diperbincangkan ketika membela FC Basel, yakni tim asal Swiss pada tahun 2013 lalu karena dirinya dituntut semua orang di negaranya untuk memboikot pertandingan kontra Maccabi Tel-Aviv selaku klub asal Israel pada laga babak kualifikasi di Liga Champions.

Mohamed Salah akhirnya memutuskan untuk tetap bertanding meski berada di bawah tekanan saat itu.

“Saya akan bertolak ke Israel karena sepak bola jauh lebih penting daripada politik dan hal itu adalah tugas utama saya dalam tim,” tutur Mohamed Salah yang dikutip melalui Times of Israel.

“Saya berpikir jika laga tersebut tidak berlangsung di Israel melainkan di Palestina, sedangkan saya sendiri akan menciptakan gol serta memenangkan pertandingan itu.”

“Liga Champions tidak akan pernah mengibarkan bendera zionis,” kata Mohamed Salah.

Mohamed Salah berhasil menjadi pusat perhatian bahkan sebelum laga berakhir dengan skor akhir 4-3 yang dimenangkan FC Basel.

Kemudian, salah satu hal yang menjadi perhatian adalah ketika sesi jabat tangan sebelum pertandingan berlangsung.

Pasalnya, Mohamed Salah melayangkan kepalan tinju untuk membalas jabatan tangan dari pemain Maccabi Tel-Aviv ketika semua rekan setimnya berjabat tangan.

Sementara itu, Mahmoud Fayez selaku mantan pelatih timnas Mesir yang pernah melatih Mohamed Salah memiliki jawaban tersendiri mengenai rumor sang pemain yang hengkang dari Liverpool atas hal itu.

Mahmoud Fayez percaya bahwa Mohamed Salah adalah pesepak bola profesional, sedangkan Moanes Dabour adalah pemain yang berdarah Arab serta memeluk agama Islam seperti Mohamed Salah.

“Moanes Dabour adalah pemain yang memiliki keturunan berdarah Arab dan Israel, sedangkan ia adalah seorang muslim dan lahir di Kota Nazareth | Israel. Tuhan lebih mengetahui kondisi maupun penderitaannya dan alasan dirinya untuk memilih berpaspor Israel sampai sekarang,” kata Mahmoud Fayez melalui akun Twitter resminya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *